Di Surga Laki-Laki Disiapkan Bidadari, Lalu Perempuan Disiapkan Apa Ya?
Posted on 2015-11-08 08:00
Mengapa Allah menjanjikan
bidadari kepada laki-laki di surga sedangkan perempuan tidak disiapkan
sebagaimana laki-laki (bidadara?)
Hikmah dari hal ini – wallahu a’lam- sebab laki-laki merupakan pemimpin bagi perempuan. Bila laki-laki dijanjikan semisal ini maka mereka akan lebih semangat dan berupaya dalam mencari akhirat dan tidak adanya kecondongan terhadap dunia yang dapat menghalangi mereka dengan berlomba-lomba menuju kebaikan.
Hikmah dari hal ini – wallahu a’lam- sebab laki-laki merupakan pemimpin bagi perempuan. Bila laki-laki dijanjikan semisal ini maka mereka akan lebih semangat dan berupaya dalam mencari akhirat dan tidak adanya kecondongan terhadap dunia yang dapat menghalangi mereka dengan berlomba-lomba menuju kebaikan.
Pada umumnya perempuan akan mengikuti
laki-laki. Bila laki-laki (dijanjikan) akan diberikan bidadari di surga,
bersamaan dengan itu, Allah juga menjanjikan bagi perempuan yang
beriman kebaikan yang besar dan kedudukan yang tinggi di surga. Yaitu
perempuan jauh lebih cantik dari bidadari, sehingga terkadang bidadari
tidak ditoleh oleh suaminya sedikitpun. Bagi mereka pahala yang
menjadikan mereka istri bagi suami mereka yang baik di surga (perempuan
di dunia akan mendapatkan suaminya di surga, menjadi suami-istri abadi).
Di surga tidak ada gangguan,
perselisihan atau bahaya sebagaimana yang terjadi pada istri-istri di
dunia. Bahkan mereka bersatu (hatinya) bersama suami mereka. Walaupun
bersama suaminya 1000 perempuan, maka tidak membahayakan serta tidak
membuat menyesal dan bersedih. Semuanya berada dalam kebaikan,
kenikmataan, kenyamanan dan ketenangan.
Salah satu hikmah sebab laki-laki
bertugas mendidik perempuan para istri mereka, dan laki-laki akan
diminta pertanggungjawaban terhadap istri mereka. Saat sang istri
melakukan kemaksiatan, maka suami juga akan ditanya diakhirat, “Mengapa engkau biarkan istrimu bermaksiat? Mengapa tidak kau didik?”.
Dan umumnya perempuan terkadang mengingkari kebaikan suami mereka
(sebagaimana dalam hadits) dan bidadari adalah sebagai motivasi serta
hiburan bagi para suami dan laki-laki (misalnya semangat berperang dalam
jihad).
Oleh sebab itu bila sang istri
membangkang dan sulit dididik, maka para suami mempunyai hiburan
(harapan) berupa bidadari. Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa
sallam, “Tidaklah seorang perempuan menyakiti suaminya di
dunia kecuali istrinya di akhirat dari bidadari akan berkata, “Janganlah
engkau mengganggunya, semoga Allah membinasakanmu. Sesungguhnya ia
hanyalah tamu (sebentar) di sisimu, sebentar lagi ia akan meninggalkanmu
menuju kami”
Perempuan juga akan mendapatkan
kenikmatan laki-laki yang ganteng, tubuhnya atletis dan penampilan yang
sangat menarik. Yaitu suami mereka di dunia (jika suaminya masuk surga).
Para suami mereka akan diubah penampilannya menjadi sangat sempurna.
Penduduk surga akan menyerupai bentuk bapak mereka nabi Adam
‘alahissalam . Nabi Adam merupakan manusia yang paling sempurna, paling
ganteng dan paling sempurna penampilannya sebab langsung diciptakan oleh
tangan Allah Azza wa Jalla.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,فَكُلُّ مَنْ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ عَلَى صُوْرَةِ آدَمَ
“Semua yang masuk surga seperti bentuknya Nabi Adam“Dalam riwayat yang lain,
إِنَّ أَوَّلَ زُمْرَةٍ يَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ عَلَى صُوْرَةِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ عَلَى أَشَدِّ كَوْكَبٍ دُرِّيٍّ فِي السَّمَاءِ إِضَاءَةً لاَ يَبُوْلُوْنَ وَلاَ يَتَغَوَّطُوْنَ وَلاَ يَتْفُلُوْنَ وَلاَ يَمْتَخِطُوْنَ … وَأَزْوَاجُهُمْ الْحُوْرُ الْعِيْنُ عَلَى خُلُقِ رَجُلٍ وَاحِدٍ عَلَى صُوْرَةِ أَبِيْهِمْ آدَمَ سِتُّوْنَ ذِرَاعًا فِي السَّمَاءِ
“Sesungguhnya rombangan pertama yang
masuk surga seperti rembulan yang bersinar di malam purnama, kemudian
rombongan berikutnya seperti bintang yang paling terang di langit,
mereka tidak buang air kecil, tidak buang air besar, tidak membuang
ludah, tidak beringus….istri-istri mereka adalah para bidadari, mereka
semua dalam satu perangai, rupa mereka semua seperti rupa ayah mereka
Nabi Adam, yang tingginya 60 hasta menjulang ke langit“
Seperti juga laki-laki, perempuan juga
ingin memperoleh pasangan yang paras dan penampilannya indah. Maka para
perempuan surga juga akan memperoleh apa yang mereka inginkan di surga.
Sebagaimana firman Allah,
لَهُمْ مَا يَشَاءُونَ عِنْدَ رَبِّهِمْ ذَلِكَ جَزَاءُ الْمُحْسِنِينَ
“Mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki pada sisi Tuhan mereka. Demikianlah Balasan orang-orang yang berbuat baik” (Az-Zumar : 34)لَهُمْ مَا يَشَاءُونَ فِيهَا وَلَدَيْنَا مَزِيدٌ
“Mereka di dalamnya memperoleh apa yang mereka kehendaki; dan pada sisi Kami ada tambahannya” (Qaaf : 35)
Mungkin ada yang bertanya: “Nanti kalau berubah wajahnya, istrinya tidak kenal”?
Jawabannya : Allah Maha Mampu, logikanya bila kita memiliki kenalan anak kecil (misalnya adik sepupu), parasnya kurang bagus, sesudah bertahun-tahun tidak bertemu, kemudian kita bertemu sekarang dengan keadaan wajahnya yang ganteng. Tentu kita masih ingat si anak kecil tersebut sekarang sudah menjadi pemuda yang gagah.
Mungkin juga ada yang bertanya: “Bagaimana bila perempuan yang tidak punya suami di dunia, atau tidak sempat menikah atau suaminya masuk neraka”?Jawabannya : Allah Maha Mampu, logikanya bila kita memiliki kenalan anak kecil (misalnya adik sepupu), parasnya kurang bagus, sesudah bertahun-tahun tidak bertemu, kemudian kita bertemu sekarang dengan keadaan wajahnya yang ganteng. Tentu kita masih ingat si anak kecil tersebut sekarang sudah menjadi pemuda yang gagah.
Jawabannya : Mereka akan dipasangkan
dengan laki-laki disurga (misalnya laki-laki yang belum sempat menikah
di dunia, jika mereka ridha). Sebab tidak ada yang membujang di surga.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :وَمَا فِي الْجَنَّةِ أَعْزَبُ
“Tidak ada seorang yang membujang pun di surga”
Tidak ada rasa cemburu dan sakit hati
serta perselisihan bagi para istri (laki-laki yang mempunyai lebih dari
satu istri, maka di surga dia juga dipasangkan dengan istri-istrinya).
Allah Ta’ala berfirman,“Dan Kami lenyapkan/hilangkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedangmereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.” (Al-Hijr : 47)
Semua perempuan dunia yang masuk surga
lebih tinggi kedudukannya daripada bidadari, mereka lebih cantik. Bahkan
bila amal mereka baik, maka kecantikan mereka mengalahkan bidadari.
Bisa jadi para bidadari yang sedemikian cantiknya dalam gambaran
Al-Quran dan Sunnah, mereka hanya sebutir pasir di pantai, para bidadari
tidak lagi ditoleh sedikitpun oleh suami perempuan tersebut disurga.
Oleh sebab itu para perempuan bisa membuat cemburu bidadari disurga
sesuai dengan amal dan kepatuhan mereka terhadap suami dalam perkara
yang baik.
Copas : kabarislam.com

